xiaomi
kesehatan dan kecantikan

Selasa, 25 November 2014

10 Penemu Hebat Indonesia yang Diakui Dunia

10 Penemu Hebat Indonesia yang Diakui Dunia



Bukan rahasia lagi bahwa Indonesia memiliki kekayaan budaya 
dan keanekaragaman hayati yang dikenal di mata dunia.  
Disamping itu negeri kita tercinta Indonesia ini memiliki kekayaan
 intelektual dari para rakyatnya, yang kini hasil penemuan 
dan inovasi mereka dipakai secara internasional dan mendunia
 yang pastinya membuat kita bangga sebagai bangsa Indonesia 
dan lebih mencintai produk-produk Indonesia ^_^.



1. Tjandramukti














Peneliti pertanian tropis dan salah satu pelopor mixed farming yang 
mengabdikan hampir seluruh hidupnya di desa ini, sekitar tahun 
2000 berhasil menemukan varietas kedelai baru yang memilik
produktifitas yang tinggi, mencapai 3,4 ton per hektar
 (salah satu yang tertinggi di daerah tropis secara internasional ),
 dibandingkan rata- rata nasional yang hanya 1,3 ton per hektar.
Kedelai ini memiliki ukuran besar, protein yang tinggi (43,9 %),
 umur yang pendek (72 hari), dan memiliki kemampuan adaptasi
 yang baik di daerah tropis bila ditanam dengan best practice 
yang beliau kembangkan. Hasil pemurnian bertahun- tahun
 dalam keadaan yang terkontrol, pada akhirnya menghasilkan 
dua varietas kedelai unggul, yang pertama telah diserahkan kepada
 pemerintah daerah dan di daftarkan menjadi benih kedelai unggul 
nasional dengan nama Kedelai Grobogan, sedang varietas yang lain 
belum didaftarkan.
Selain kedelai, beliau juga menemukan konsep sumur resapan
 komunal untuk memanen air hujan di lahan persawahan serta
 metode optimalisasi tanaman subtropis di daerah tropis seperti
 ketela pohon, jagung, dan kedelai.


2. Mujair






















Mujair adalah nama seorang bapak yang pada tahun 1939
 menemukan ikan yang pada akhirnya dinamai dengan nama
 yang sama di Muara Sungai Serang, Blitar. Beliau berhasil
 mengembangbiakkan ikan yang bukan asli perairan Indonesia
 dan menjadi populer hingga sekarang. Pak mujair itu 
mengembangbiakkan ikan yang aslinya ikan laut menjadi ikan air tawar .

3. Prof. Poorwo Soedarmo Purwo



















Kamu pasti hapal apa itu Empat Sehat Lima Sempurna, 
suatu slogan yang sangat mudah diingat dan tidak dapat d
ipungkiri berhasil dalam menyehatkan masyarakat Indonesia.
 Slogan atau lebih tepatnya konsep ini dicetuskan oleh seorang
 tokoh gizi Indonesia kelahiran Malang pada tahun 1904 bernama Poorwo Soedarmo.



4. Tjokorda Raka Sukawati Sosrobahu
















Sistem pembuatan penyangga jalan layang secara sejajar 
dengan jalan yang akan dibuat, dan dapat diputar dengan 
mudah bila akan digunakan. Sistem ini menghemat tempat,
 sehingga tidak memacetkan lalu lintas di bawahnya bila 
sebuah jalan layang dibuat di atas jalan lain (WOW )


5. Prof. Ir. R.M. Sedyatmo


















Lulusan ITB angkatan 1934 ini berhasil menemukan pondasi
 cakar ayam pada tahun 1962.
Sistem pondasi ini memungkinkan pembangunan di atas 
lahan yang labil, seperti landasan pacu pelabuhan udara Soekarno Hatta,
 Jakarta, dan banyak bangunan lain di seluruh dunia.

6. Mukibat














Pak Mukibat adalah petani sederhana dari Kediri, pada tahun 
1950 beliau menemukan sistem penanaman singkong yang 
revolusioner. Beliau menempelkan batang ketela pohon karet
 yang daunnya rimbun di atas ketela pohon biasa (grafting).
 Setelah di tanam hasilnya sangat luar biasa. Dengan sistem 
pemanenan berulang, sebuah ketela pohon dapat memproduksi 
hingga 5 kali lipat dari yang biasanya. Untuk menghormati
 sistem tempel pada ketela pohon saat ini secara internasional 
dinamai sistem Mukibat, meskipun saat ini banyak orang
 mengaku- aku sebagai sistem mereka dengan sedikit modifikasi dari aslinya.

7. BJ Habibie
















Bapak Habibie juga salah satu penemu besar dari Indonesia.
 Dia adalah penemu Teori, Faktor dan Metode Habibie (Teknologi Pesawat Terbang)


8. Michael Iskandar a.k.a Om Chia












Beliau menemukan Mesin Big Bang yang dipakai dan disukai
 Valentino Rossi.
Sejak tahun 1949, Om Chia menjadi pembalap yang 
membawa bendera Suzuki. Loyalitasnya pada profesi 
yang dijalani melahirkan kepercayaan dah hasil yang maksimal.
 Hingga akhirnya pada tahun 60-an Om Chia berputar haluan,
 namun tetap dalam koridor dunia balap dengan menjadi mekanik.
Sejak saat itu, karirnya terus meningkat dan terus berkreasi
 sesuai iklim balap Indonesia dan mengawal berbagai pembalap 
tanah air. Namanya yang dikenal sebagai pembalap Suzuki 
di tahun 1949, kemudian berlanjut menjadi bagian tim riset 
balap motor Suzuki di tahun 1963 dan juga sebagai tokoh
 di belakang suksesnya prestasi balap motor Indonesia.
 Beliau meninggal 4 Mei 2010.


9. Prof. Dr. Khoirul Anwar





















Prof. Dr. Khoirul Anwar adalah pemilik paten sistem 
telekomunikasi 4G berbasis OFDM (Orthogonal Frequency
 Division Multiplexing) adalah seorang Warga Negara Indonesia
 yang kini bekerja di Nara Institute of Science and Technology, Jepang.
Khoirul adalah lulusan dari Jurusan Teknik Elektro, Institut 
Teknologi Bandung dengan Cum Laude di tahun 2000. Meraih 
gelar master dan doktor dari Nara Institute of Science and
 Technology (NAIST) pada tahun 2005 dan 2008. Ia menerima 
IEEE Best Student Paper award of IEEE Radio and Wireless 
Symposium (RWS) 2006, California, USA.


10. Pak Minto


















Berawal dari pemikiran, suatu saat kayu hutan dan minyak 
bumi akan habis. Minto(48), guru SD Negeri Prambon,
 Kecamatan Dagangan, Kabupaten Madiun, Jawa Timur(Jatim),
 memikirkan pembuatan kompor tenaga surya.
 Ketika itu tahun 1986.Pengetahuannya tentang sifat lensa dan
 penyerapannya terhadap panas mengilhami pembuatan kompor
 tenaga Matahari itu.
Minto mengakui, kompor tenaga surya berfungsi ganda yang
 dihasilkannya memang tidak praktis. �Memang perlu
 penyempurnaan, supaya lebih praktis,� ujarnya. 
Kompor tenaga surya hasil buah karya Minto ini, 
tidak hanya dinikmati tetangga-tetangga dekatnya, tetapi juga 
oleh para pembelinya. Maukah CGI, World Bank, ADB atau
 UNDP membantu membiayai usaha2 Minto yang brilian ini?

sumber: http://sinyalpintar.blogspot.com/

Selasa, 18 November 2014

Apa itu Hipernova?

 Apa itu Hipernova?

Sebuah bintang secara mendadak mengalami peningkatan kecerlangan. Peristiwa ini disebut Nova yang dalam bahasa latin memiliki arti �bintang baru�. Disebut bintang baru karena, bintang yang biasanya redup dan tidak dapat dilihat dengan mata tanpa alat, tiba-tiba menjadi obyek yang sangat terang di langit ketika ia menjadi nova.


Proses terjadinya nova. kredit: Wikipedia
Proses terjadinya nova. kredit: Wikipedia
Nova merupakan ledakan bintang yang terjadi di katai putih dengan terang maksimum -1,1 magnitudo dan minimum hanya 10.5 magnitudo.  Teori menyatakan kalau peristiwa nova terjadi sebagai akibat dari bintang yang kembali menyala setelah tidur panjang, Nova diperkirakan terjadi di permukaan bintang katai putih yang berada di dalam sistem bintang ganda berdekatan. Pasangannya adalah bintang raksasa merah yang jejarinya mengembang sedemikian besar hingga terjadi aliran materi ke katai putih pasangannya. Materi yang masih kaya hidrogen itu mencapai permukaan katai putih yang sangat panas maka dipiculah sebuah ledakan di permukaan bintang yang tiba-tiba cerlang.
Karena itu, bagi astronom di masa lalu, ketika sebuah bintang redup yang tak pernah tampak di langit kemudian tiba-tiba muncul dengan sangat terang maka mereka pun menyebutnya nova si bintang baru.
Supernova
Supernova. Kredit: European Space Agency dan Justyn R. Maund (University of Cambridge)
Supernova. Kredit: European Space Agency dan Justyn R. Maund (University of Cambridge)
Selain nova, ada peristiwa ledakan yang lebih dasyat lagi yang kita kenal sebagai ledakan supernova. Nama supernova di dapat dari peristiwa terangnya sebuah bintang yang jauh lebih terang dari nova. Supernova merupakan peristiwa ledakan bintang yang milyaran kali lebih terang dari nova dan dikenal sebagai salah stau cara bintang mengakhiri hidupnya.  Peningkatan kuat cahayanya kira-kira 8 kali lebih besar dari nova.
Supernova sebagai peristiwa ledakan bintang memiliki 2 tipe yang salah satunya mirip nova yang melibatkan bintang katai putih. Kecerlangan supernova bisa 8 magnitudo lebih besar dari nova. Kedua tipe supernova itu adalah:
Tipe Ia : Ledakan yang terjadi pada sistem bintang ganda dimana bintang katai putih mengakresi materi dari bintang pasangannya.  Para astronom sendiri masih memperdebatkan bintang pasangan seperti apa dari katai putih yang bisa menciptakan ledakan bintang tipe Ia. Tapi, berdasarkan teori, bintang pasangannya ini bisa memberi massa yang cukup besar bagi bintang katai putih sehingga inti bintang katai putih mencapai kerapatan kritisnya.  Akibatnya terjadi pembakaran karbon dan oksigen yang tidak terkontrol sehingga memicu bintang meledak.
Tipe II : Supernova tipe II merupakan ledakan yang terjadi di akhir kehidupan bintang masif (5 � 10 massa Matahari), ketika  bintang kehabisan bahan bakar untuk melakukan pembakaran di inti bintang. Jika inti bintang cukup masif maka akan terjadi keruntuhan inti bintang yang memicu terjadinya ledakan supernova.
Hipernova
Nova dan Supernova sudah sering didengar dan dikenal. bagaimana dengan Hipernova. Kalau menilik dari nama maka hipernova merupakan supernya super super nova. Ok singkatnya hipernova merupakan peristiwa yang jauh lebih dasyat dari supernova.
Jejak ledakan bintang yang jadi kandidat hipernova. Kredit: Y. Chu (UIUC) et al., POSS, ROSAT, MDM, HST / APOD
Jejak ledakan bintang yang jadi kandidat hipernova. 
Kredit: Y. Chu (UIUC) et al., POSS, ROSAT, MDM, HST / APOD
Setidaknya sampai dengan tahun 1982, para astronom dalam literatur menyebutkan kalau hipernova merupakan keruntuhan inti yang memicu terjadinya supernova yang kecerlangannya > 100 supernova pada umumnya.  Selain itu hipernova juga diasosiasikan dengan ledakan bintang masif populasi 3 dan bergabungnya lubang hitam supermasif.
Tapi pemahaman itu sudah berubah dan saat ini hipernova mengacu pada kerutuhan inti bintang masif yang massanya lebih dari 30 massa Matahari dan ada teori yang menyatakan lebih dari 100 massa Matahari.  Ledakan bintang masif tersebut akan langsung dikelompokkan sebagai hipernova tanpa melihat apakah kecerlangannya lebih cerlang dari supernova pada umumnya atau tidak. Meskipun dalam kenyataan, ketika hipernova terjadi kecerlangannya lebih cerlang dari supernova dan menghasilkan energi 100 kali lebih besar dari supernova.
Jet pada ledakan sinar gamma. Kredit: Dana Berry/SkyWorks Digital
Jet pada ledakan sinar gamma. Kredit: Dana Berry/SkyWorks Digital
Teori hipernova mengemukakan beberapa kemungkinan. Yang pertama, hipernova merupakan ledakan bintang yang sangat masif yang berputar sangat cepat dan memiliki medan magnet yang juga sangat besar.  Penjelasan lain menyatakan hipernova terjadi katika salah satu bintang dalam bintang ganda bertabrakan dan bergabung dengan bintang pasangannya.
Meskipun belum dapat dipastikan proses mana yang tepat namun yang bisa dipastikan, yang bisa diketahui hanyalah terbentuknya lubang hitam dan pelepasan energi dalam jumlah besar dalam bentuk sinar gamma.
Sinar gamma merupakan bentuk cahaya yang sangat energetik aka kuat yang memiliki energi 10000 � 10 juta lebih banyak dari cahaya yang dilihat mata.  Karena itu hipernova saat ini diasosiasikan dengan  gamma-ray burst (GRB) yang memancarkan radiasi elektromagnetik sangat kuat dengan total energi jauh lebih besar dari supernova.  GRB durasi panjang memiliki jet atau ledakan dasyat yang melesat ke angkasa, dari kutub piringan akresi sementara yang terbentuk di sekeliling lubang hitam di jantung inti bintang yang runtuh. GRB durasi pendek yang juga menciptakan jet diyakini merupakan hasil gabungan dua bintang netron atau bergabungnya bintang netron dan lubang hitam. Secara intrinsik GRB ini jauh lebih cerlang dari supernova.
Secara singkat, hipernova yang juga disebut collapsar merupakan ledakan sinar gamma yang sangat cerlang yang terjadi dari keruntuhan inti bintang yang sangat masif.
Hipernova sendiri sudah ditemukan jejaknya yakni pada MF83 dan NGC5471B, yang berada di galaksi spiral M101. Selain itu jejak hipernova juga ditemukan pada tahun 2002 di M74 ketika salah satu bintang masif meledak. Ledakan sinar gamma. GRB 030329, yang dilihat pada tahun 2003 juga diketahui memiliki spektrum yang cocok dengan ciri-ciri hipernova. GRB yang terjadi pada jarak 2.6 milyar tahun cahaya tersebut terjadi di area Rasi Leo dan diamati oleh High Energy Transient Explorer (HETE-II) milik NASA.
Salah satu bintang yang diduga akan berakhir sebagai hipernova di masa depan adalah bintang Eta Carina di rasi Carina.

sumber: Langitselatan.com